Emil Siap Perjuangkan Pemekaran Wilayah di Sejumlah Daerah | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Pilgub Jabar

Emil Siap Perjuangkan Pemekaran Wilayah di Sejumlah Daerah

foto: Amar Faizal Haidar/ reviewbekasi.com

REVIEW, Bekasi – Fakta bahwa provinsi Jawa Barat (Jabar) hanya memiliki 27 daerah tingkat II (Kabupaten/Kota) dinilai tidak ideal oleh paslon cagub-cawagub Jabar, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (Rindu). Pasalnya menurut Rindu, jumlah tersebut membuat pelayanan publik bagi 48 juta penduduk di Jawa Barat menjadi tidak maksimal dan lambat.

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Rindu berjanji, siap memperjuangkan sejumlah daerah agar bisa melakukan pemekaran.

“Pemekaran daerah bagian dari ketidakadilan yang mau kita perjuangkan,” ujar Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil kepada awak media di Kota Bekasi, Kamis (19/4/2018).

Kang Emil membandingkan kondisi Jabar dengan Jawa Timur. Kata Emil, provinsi Jawa Timur mendapat lebih banyak keuntungan berkat jumlah daerah tingkat II yang berjumlah 38, meski di sisi lain total penduduknya hanya 40 juta jiwa.

“Bandingkan dengan Jatim, pelayanannya lebih cepet, APBN lebih banyak turun, karena berbanding lurus dengan daerah. Maka satu orang di Jatim dapat biaya APBN sebesar Rp1juta untuk hidup, sementara di Jabar hanya Rp900.000, gimana mau bersaing?” paparnya.

“Makanya kita akan perjuangkan pemekaran, minimal mendekati 40 daerah,” sambung Kang Emil.

Untuk mewujudkan itu semua, Jelas Emil, pasangan Rindu harus mewujudkan misi pertama, yakni memenangkan kontesatasi pilgub terlebih dahulu.

“Memang kalau melihat peta survei, di berbagai tempat, memang persaingannya mengarah pada dua pasangan ya, antara Rindu dan 2D lah. Susul menyusul kira-kira gitu. Nah kalau hasilnya baik, menyemangati kita agar tidak lengah. Kalau hasilnya kurang baik seperti LSI, menyemangati kita untuk mengejar,” tutup Kang Emil




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top