Spider Man – Far From Home: Ketika Peter Parker Galau Ditinggal Iron Man. | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Film & Musik

Spider Man – Far From Home: Ketika Peter Parker Galau Ditinggal Iron Man.

REVIEW, Bekasi – Peter Parker (Tom Holland) kembali beraksi, kali ini lewat film solo terbarunya, Spider-Man: Far From Home. Film ini berlatar beberapa hari setelah pertempuran hebat Avengers melawan Thanos yang merenggut nyawa Iron Man  dan mengembalikkan  separuh populasi manusia yang hilang akibat jentikan Thanos terhadap Infinity Stones.

Kesedihan dunia pasca ditinggal Spider-Man pun terlihat di film yang kabarnya juga merupakan penutup fase 3 dari film MCU ditahun 2019. Rasa galau karena kehilangan pun juga sangat dirasakan oleh Peter Parker yang merupakan “murid” dari Tony Stark.

Diawal film,  Peter digambarkan  lebih pendiam dari biasanya, dan tidak terlalu pecicilan.  Ia bukan lagi remaja yang sama setelah pertarungan di markas Avengers.

Tenang saja, muramnya sang manusia laba-laba hanya diawal kok, setelah itu kita akan kembali disuguhkan dengan pengalaman seru bersama Peter dan teman-temannya. Seperti mendapatkan kesempatan untuk menghibur diri untuk rehat dari kegalauan yang dia rasakan, sekolah Peter pun mengadakan ‘field trip’ ke Eropa.

Hal menarik mulai terjadi ketika Parker sampai di Eropa. Selain karena ingin mengungkapkan rasa sayangnya kepada MJ (Zendaya), terdapat sejumlah adegan yang berkaitan dengan film MCU. Seperti ketika Nick Fury (Samuel L. Jackson) dan Maria Hill (Cobie Smulders) muncul, pada adegan tersebut dijelaskan seperti apa sepak terjang mereka berdua.

Kemunculan Nick Fury pun untuk mengajak Spider Man bergabung untuk menyelesaikan sebuah misi dan mempertemukannya dengan Mysterio (Jake Gyllenhaal) sang master ilusi yang mengaku berasal dari universe lain.

Di komik, Mysterio adalah musuh besar Spider-Man. Dalam debutnya di Far From Home, Quentin Beck diceritakan berkoalisi dengan Parker untuk mengalahkan Morris Bench alias Hydro-Man.

Spider Man: Far From Home adalah sebuah film solo super Hero MCU yang memiliki nuansa kuat Avengers di dalamnya. Banyak hal di film ini yang begitu kental dengan nuansa Avengers. Berbagai teknologi canggih pun juga diupgrade dan menjadi andalan yang digunakan Spider Man di film ini.

Tak semuanya sempurna. Tom Holland belum terlalu baik menunjukkan sisi sedihnya yang begitu kuat ketika kehilangan sang mentor. Untung masih ada Samuel L. Jackson dan Jon Favreau (Happy Hogan) yang mampu membalikkan semua itu. Kedua karakter ini lebih konyol dibandingkan ketika memerankan karakter yang sama, namun di film-film yang terhubung dengan Marvel Cinematic Universe.

Lalu, bagaimana dengan Jake Gyllenhaal sebagai Mysterio. Cukup. Tidak terlalu garang dan benar-benar misterius. Meskipun sebenarnya, Jake Gyllenhaal bisa lebih ‘galak’ lagi, menghubungkan dirinya dengan dunia Avengers dan tentu saja Spider-Man.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top