Rumah Pintar Digemari Anak-anak Hingga Orang Tua | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Komunitas

Rumah Pintar Digemari Anak-anak Hingga Orang Tua

Anak-anak bermain di Rumah Pintar Pengasinan, Bekasi, Senin (26/3) (foto: amar faizal haidar/ reviewbekasi.com)

REVIEW, Bekasi—Tawa empat bocah tiba-tiba meledak, raut muka mereka memerah terpapar sinar matahari pagi. Sesekali mereka berlari, kali lain mereka naik mainan terbuat dari besi.

Suasana Rumah Pintar program Kota Layak Anak (KLA) Kota Bekasi di Jalan Narogong Elok XVII, RT 002/RW 013 Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Senin (26/3) pagi, memang masih sepi. Hanya ada beberapa bocah dan orang tua yang duduk-duduk di Rumah Pintar ini. Biasanya, apalagi kalau hari libur, di lokasi ini dipenuhi bocah yang bermain.

Ketua RW 013 sekaligus Ketua Pengelola Rumah Pintar Pengasinan, Andi Muhammad mengatakan, tempat ini cukup disenangi anak-anak. Setiap pagi dan sore hari, anak-anak banyak menghabiskan waktu mereka bermain disini. Tak hanya anak-anak, orang tua juga kerap berada di lokasi ini.

“Kebetulan tempatnya bersebelahan dengan pasar, jadi kalo ibu-ibu lagi belanja, anak-anak bermain di sini,” ujar Andi, kepada REVIEW, Senin (26/3).

Meski menjadi tujuan anak-anak beramin, Andi menyampaikan masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, khususnya yang berkaitan dengan sarana-prasana bermain anak di Rumah Pintar, khususnya lapangan.

“Lapangannya masih kasar dan ga rata. Kita takut juga liat anak-anak main di lapangan begini, kalau mereka jatuh, sudah pasti luka-luka,” terangnya.

Andi mengaku sudah dua tahun lamanya mengajukan kepada Pemerintah Kota Bekasi agar kondisi lapangan Rumah Pintar segera diperbaiki, akan tetapi hingga saat ini belum ada tanda-tanda upaya dari Pemerintah terkait hal tersebut.

“Kalau lapangannya dihaluskan, tentu pemanfaatannya akan jauh lebih maksimal. Ukuran lapangan ini cukup besar, bisa dijadikan lapangan futsal. Kalo bisa juga, fasilitas bermain yang sudah ada ini diperbaiki, kalau ditambah sih lebih bagus lagi,” sambungnya.

Andi Muhammad

Selain itu, beberapa fasilitas bermain anak tampak mulai rusak. Toilet pun tidak bisa digunakan akibat atap bocor setiap kali hujan, yang berdampak pada aliran listrik tak berfungsi dengan baik.

Para pengelola Rumah Pintar Pengasinan berharap, Pemerintah, Pengusaha serta seluruh pihak ikut andil dalam membangun dan menjadikan Rumah Pintar sebagai tempat yang disukai anak-anak.

“Kita sangat mendukung Kota Bekasi menjadi Kota Layak Anak. Kami juga ingin Rumah Pintar ini menjadi sentral bermain anak se-Kecamatan Rawa Lumbu, menjadi contoh tempat yang ramah anak, mereka bermain dan tetap kita awasi,” pungkasnya.

Pengadaan Rumah Pintar sendiri adalah salah satu upaya Pemerintah Kota Bekasi agar anak-anak dapat memanfaatkan waktu luang mereka disana. Mengingat pemanfaatan waktu luang anak merupakan salah satu Kluster (dari lima Kluster) yang menjadi penilaian predikat Kota Layak Anak.

Sudah ada 7 Rumah Pintar. Di tahun 2020 Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DPPPA) bahkan menargetkan Rumah Pintar akan tersedia di 12 Kecamatan di Kota Bekasi.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top

Dapatkan info terupdate dari ReviewBekasi.com 

Dengan me- Like Fanpage Facebook

atau follow kami melalui Twitter