Desember 2, 2022

Review Bekasi

Temukan Berita & berita utama terbaru tentang INDONESIA. Dapatkan informasi lebih lanjut tentang INDONESIA

Xi menguji kereta berkecepatan tinggi baru di Indonesia

Presiden China Xi Jinping mungkin menjadi salah satu penumpang pertama yang menaiki kereta berkecepatan tinggi (HSR) pertama di Asia Tenggara ketika jalur Jakarta-Bandung dibuka pada bulan November.

Menteri Perhubungan Indonesia Budi Karya Sumathi mengatakan kepada The Straits Times bahwa Presiden China Joko Widodo akan mengundang penumpang untuk melakukan perjalanan dengan kereta peluru buatan China yang menghubungkan ibukota Jakarta dengan ibukota Jawa Barat setelah KTT G20 15-16 November di Bali. .

Pembangunan jalur kereta api sepanjang 142 km dimulai pada 2016 dan diharapkan mulai melayani masyarakat pada November 2023. Berlari dengan kecepatan hingga 200 km/jam, mobil ini memotong perjalanan mobil 2½ jam menjadi hanya 45 menit.

Namun, kereta akan melaju dengan kecepatan 60 km/jam selama perjalanan 15 km di Bandung antara Xi dan Joko Badalarang dan Thegallur.

“Kami belum akan berlari dengan kecepatan penuh – kami belum sampai pada tahap pengembangan,” kata Budi.

Proyek HSR yang menghubungkan dua kota besar di Indonesia ini dikembangkan oleh KCIC, sebuah perusahaan patungan antara lembaga pemerintah Indonesia dan China.

Gejolak tahun 2016 antara Jakarta dan Beijing atas kapal penangkap ikan China yang memasuki zona ekonomi eksklusif Indonesia di sekitar Kepulauan Natuna membuat hubungan tegang, tetapi kedua negara selalu menjanjikan kerja sama ekonomi.

Mereka akan membahas rencana untuk memperluas jaringan HSR ke arah timur di luar Bandung hingga ke Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia.

“Konsep perpanjangan sudah kami siapkan,” kata Budi seraya menambahkan bahwa jarak 790 km antara Jakarta dan Surabaya akan memakan waktu kurang dari empat jam dengan HSR, dibandingkan dengan perjalanan 10 jam saat ini.

READ  Indonesia CCS: mengharapkan untuk menghabiskan $ 500 juta untuk majalah

Untuk melengkapi jaringan yang membentang di selatan Jawa ini, Indonesia berharap dapat meningkatkan jalur yang ada di utara menjadi jaringan semi-kecepatan tinggi, yang akan dioperasikan oleh perusahaan patungan dengan Jepang.

Kereta yang melaju dengan kecepatan 100 hingga 120 km/jam itu akan memotong tiga jam perjalanan KA Jakarta-Surabaya yang selama sembilan jam saat ini.

Studi kelayakan Jepang dalam aspek teknis, ekonomi dan sosial sedang berlangsung, kata Budi. Jika diberi lampu hijau pada 2023, proyek tersebut akan dimulai pada 2024 dan selesai pada 2028, tambahnya.

Jalur Jakarta-Bandung akan memberikan jalur alternatif bagi penumpang darat, kata Budi, seraya menambahkan: “Setelah jaringan Jakarta-Surabaya selesai, kami tidak lagi bergantung terutama pada transportasi udara.”

Indonesia memulai proyek infrastruktur besar di bawah pemerintahan Joko pada tahun 2014, menyusul reformasi anti-populis yang berani yang merestrukturisasi subsidi energi yang besar dan tidak efisien untuk proyek pembangunan transportasi, bendungan, dan pelabuhan.

Proyek kereta api lainnya termasuk jaringan LRT yang ada di Palembang (diluncurkan pada 2018 untuk Asian Games) dan jaringan yang hampir selesai di Jakarta. Proyek LRT sedang dalam proses di lima lokasi lain, termasuk Bali, sebuah pulau wisata utama.

Sementara itu, tahap kedua pembangunan jalur utara-selatan MRT Indonesia – inisiatif yang didukung Jepang – akan segera selesai, menghubungkan pusat kota Jakarta dengan wilayah pesisir utara.

MRT negara dibuka pada Maret 2019 dan menghubungkan bagian selatan terpadat di Jakarta, Lebak Pulas, ke distrik perkantoran Tamrin yang ramai di pusat kota.

Sistem transportasi umum yang terjangkau merupakan bagian dari upaya ibu kota untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.

Budi mengatakan jaringan MRT akan membutuhkan dana sekitar 20 triliun rupiah (RM6,1 miliar), tetapi keuntungan efisiensi dan pengembalian ekonomi akan berlipat ganda.

READ  Indonesia berupaya rekapitalisasi kekuatan pertahanannya

Dia mengatakan Inggris pekan lalu menawarkan pinjaman lunak ke negara itu untuk MRT.

“Saya meminta mereka untuk bergabung dengan Jepang sebagai fase ketiga dari rute Timur-Barat,” tambahnya. – The Straits Times/ANN