Juli 14, 2024

Review Bekasi

Temukan Berita & berita utama terbaru tentang INDONESIA. Dapatkan informasi lebih lanjut tentang INDONESIA

Indonesia Siap Pasok Baterai EV ke AS: Menteri

Indonesia Siap Pasok Baterai EV ke AS: Menteri

JAKARTA (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia siap memasok baterai kendaraan listrik (EV) ke Amerika Serikat (AS).

“Indonesia siap bekerja sama dalam pengembangan kendaraan listrik, khususnya sebagai pemasok baterai kendaraan listrik ke Amerika Serikat,” ujarnya saat bertemu dengan Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo di sela-sela Ekonomi Indo-Pasifik. Pertemuan Tingkat Menteri Infrastructure for Prosperity (IPEF) di Detroit, AS pada Sabtu, demikian informasi yang diterima di Jakarta.

Dalam pertemuan 26 Mei lalu, Hartardo mengatakan Indonesia sebagai negara dengan cadangan nikel yang besar dapat menjadi mitra strategis AS dalam mengembangkan EV.

Menurut data US Geological Survey, Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar, mencapai 21 juta ton atau setara dengan 22 persen cadangan dunia. Produksi nikel Indonesia juga di atas, satu juta ton, mengungguli Filipina, 370 ribu ton, dan Rusia, 250 ribu ton.

Menteri Perdagangan AS Raimondo yang memuji dukungan Indonesia dalam kerangka ekonomi Indo-Pasifik mengatakan, kerja sama pengembangan baterai EV akan berdampak besar bagi kedua negara, terutama dalam membuka lapangan kerja.

“IPEF dapat menjadi titik masuk bagi bisnis Amerika untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya di sektor mineral, semikonduktor, dan teknologi tinggi yang kritis,” katanya.

Berita Terkait: Kementerian dorong pendekatan ekonomi sirkular pada baterai EV bekas

Menyikapi hal tersebut, Hartardo menyampaikan bahwa Indonesia telah melakukan berbagai reformasi struktural, salah satunya dengan meningkatkan penanaman modal asing langsung (FDI) melalui Omnibus Act (UU Cipta Kerja) dan memperbaiki lingkungan investasi di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri juga membahas implementasi Inflationary Reduction Act (IRA) di AS dan prospek penggalian sumber daya mineral penting dari Indonesia.

READ  Surplus perdagangan Indonesia menyempit di bulan Juli

Hartardo kemudian menekankan perlunya berbagai proyek konkrit dalam Pilar III IPEF, antara lain implementasi Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII) dengan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di kawasan.

Implementasi PGII diharapkan dapat memberikan dukungan domestik kepada negara-negara peserta dalam memajukan perundingan Pilar III.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangkaian acara yang dihadiri Hartardo pada pertemuan Tingkat Menteri IPEF yang diselenggarakan di Detroit, AS pada 26-27 Mei 2023.

Berita terkait: Pemilik kendaraan listrik membutuhkan waktu 20 menit untuk mengisi baterai di stasiun baru PLN

Diterjemahkan oleh: Indira Areef B, Resinda S
Editor: Uni Arisanti Sinaga
Hak Cipta © ANTARA 2023