Mei 19, 2024

Review Bekasi

Temukan Berita & berita utama terbaru tentang INDONESIA. Dapatkan informasi lebih lanjut tentang INDONESIA

Pabrik Neta di Indonesia akan meluncurkan kendaraan dari jalur perakitan bulan depan

Pabrik Neta di Indonesia akan meluncurkan kendaraan dari jalur perakitan bulan depan

Merek Hozon Auto, Neta, produsen kendaraan listrik Tiongkok, mengumumkan melalui akun resminya di Weibo bahwa pabriknya di Indonesia menerima peralatan produksi batch pertama pada 6 Maret. Ini merupakan langkah signifikan menuju pencapaian manufaktur lokal di Indonesia. Namun, ini bukan kali pertama Neta terjun ke dunia manufaktur di luar negeri, setelah mengumumkan rencana untuk memulai produksi di Thailand pada tahun 2023.

– Periklanan –

Menurut Neta, mereka memperkirakan kendaraan pertama akan meluncur dari jalur perakitan di pabrik Indonesia pada 30 April tahun ini. Perseroan berencana melakukan produksi lokal di Indonesia dengan sistem manufaktur Knockdown (KD) yang diharapkan dapat dimulai pada kuartal II tahun 2024.

Peralatan Neta dikirim di pabriknya di Indonesia

Produksi KD meliputi tiga bentuk yaitu Completely Knock Down (CKD), Semi Knocked Down (SKD), dan Completely Built Up (CBU). Untuk Neta Auto, mereka akan mengimpor seluruh suku cadangnya sebagai pengiriman terpisah dan merakitnya secara lokal di Indonesia.

– Periklanan –

Neta memulai debutnya di pasar Indonesia pada 24 Oktober tahun lalu, meluncurkan model Neta V, dengan harga 379 juta rupiah (24,000 USD). Pada tanggal 27 November, perusahaan mengadakan upacara penandatanganan kerja sama di Indonesia dan berhasil mengirimkan kendaraan batch pertama ke pelanggan Indonesia.

Kemajuan dengan kedatangan peralatan produksi batch pertama di pabrik di Indonesia merupakan tonggak penting dalam strategi ekspansi Neta di luar negeri. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk membangun kehadirannya di pasar Asia Tenggara, serta ambisi lainnya untuk meluncurkan produknya di pasar Eropa.

Pemandangan dari atas tanaman Netta Indonesia

Selain upayanya di Indonesia, Thailand, dan Eropa, Neta juga aktif berekspansi ke pasar global lainnya termasuk Timur Tengah, Amerika, dan Afrika. Untuk memenuhi permintaan konsumen global yang terus meningkat, perusahaan berencana memperluas jaringan penjualan globalnya pada tahun 2024, mencakup 50 negara dan bertujuan untuk membangun 500 pusat penjualan dan layanan di luar negeri. Inisiatif ini mendukung target NETA untuk mencapai penjualan luar negeri sebanyak 100.000 kendaraan pada tahun mendatang.

READ  Apa yang kita harapkan dari pendidikan pasca-epidemi di Indonesia? - Departemen Pendidikan

– Periklanan –

Seiring dengan langkah Neta yang mendirikan pabriknya di Indonesia dan mempersiapkan produksi lokal, mereka siap untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar Indonesia dan memperkuat posisi mereka sebagai pemain kunci dalam industri kendaraan listrik global.

Sumber: Rumah Dan MATI