Agustus 14, 2022

Review Bekasi

Temukan Berita & berita utama terbaru tentang INDONESIA. Dapatkan informasi lebih lanjut tentang INDONESIA

Indonesia telah menandatangani kesepakatan senilai $150 juta dengan pengusaha Jepang

Jakarta (Andara) – Kesepakatan perdagangan senilai total USD150 juta (sekitar Rp2,15 triliun) ditandatangani melalui KBRI Tokyo dalam kunjungan Grup Bisnis Jepang ke Indonesia pada 27 Maret-1 April.

Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa perjanjian investasi penting untuk pemulihan ekonomi Indonesia setelah wabah.

Duta Besar Indonesia untuk Jepang Harry Ahmadi mencatat bahwa perjanjian perdagangan mencakup investasi dan komitmen transfer teknologi.

Delegasi bisnis Jepang sudah lama dijajaki oleh KBRI Tokyo. Jadi, selama kunjungan ke Indonesia, banyak komitmen investasi dan sharing teknologi dari Jepang. KBRI Tokyo akan terus melakukan pemantauan. Investasi oleh Jepang ini dijamin,” ujarnya.

Ini adalah kunjungan bisnis pertama sejak wabah, yang merupakan hasil koordinasi dan kerja sama yang baik antara delegasi Indonesia di luar negeri dan pemerintah pusat dan daerah, kata laporan itu.

Selama berada di Indonesia, Dewan Bisnis Jepang bertemu dengan Menteri Kesehatan, Menteri Pertanian dan beberapa pejabat senior lainnya.

Berita Terkait: Indonesia Berharap Dapat Lebih Banyak Investasi Jepang

Mereka juga berpartisipasi dalam Japanese Committee on Indonesian Trade and Industry (CATIN), Pokor perdagangan dan hubungan dagang dengan beberapa pihak swasta di bidang industri dan kesehatan serta pertanian.

Di akhir kunjungannya, delegasi Jepang mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sanur, Bali.

Hirohi Ohi, seorang ahli epidemiologi di Universitas Hiroshima, yang bergabung dengan kelompok itu, mengatakan bahwa dia siap untuk mendukung pengembangan rumah sakit internasional di Zona Ekonomi Khusus.

“Universitas Hiroshima memiliki keunggulan dalam bidang penelitian medis. Kami siap mendukung pengembangan Bali International Hospital di KEK Sanur Bali dengan mengirimkan tenaga kesehatan dan teknologi medis terkini,” tegas OK.

READ  Neraca perdagangan Indonesia: Penurunan ekspor dan impor yang signifikan di awal tahun 2022

Selama di Bali, Tandovi Yahya, Komisaris Presiden Kura-Kura Bali, meminta Dewan Bisnis Jepang mengkaji ulang pengembangan kawasan yang akan menjadi pusat penelitian internasional.

Mereka disambut oleh Wakil Gubernur Bali, Jogorda Oka Artana Sukawati, yang juga mengikuti acara business matching dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Hali (HIPMI).
Berita Terkait: Indonesia cari investasi Jepang di tiga proyek energi terbarukan
Berita Terkait: Presiden Djokovic Cari Investasi Jepang di Naduna