Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi bertemu dengan Presiden Finlandia Alexander Stubb di Helsinki untuk mendorongnya agar mengakui Negara Palestina.
Awal bulan ini, Marsudi mengumumkan bahwa dia akan bertemu dengan pemimpin Eropa tersebut dengan tujuan untuk mengakui Palestina. Ia belum mengumumkan negara mana yang ingin ia kunjungi, namun Finlandia tampaknya berada di urutan teratas dalam daftar.
Dan menurut Marsudi, pertukaran itu membuahkan hasil. Dalam siaran pers online di Helsinki, dia berkata:
“Finlandia telah mengatakan bahwa pengakuannya hanya soal waktu, artinya hanya masalah waktu sebelum mengumumkan pengakuannya.”
Ia mengatakan, Indonesia sangat memperhatikan Finlandia mengenai masalah ini dan sangat menantikan pernyataan Presiden. Dia dilaporkan memberitahunya bahwa Finlandia berencana untuk mengakui negara Palestina “suatu saat nanti.”
Marsudi menyatakan bahwa dirinya terdorong untuk membicarakan negara Nordik tersebut sesegera mungkin karena ia yakin hal itu akan menjadi dorongan menuju solusi dua negara.
Kedua kepala negara sepakat tentang pentingnya gencatan senjata segera dan permanen di Gaza dan pentingnya solusi dua negara.
Marsudi mengatakan kepada wartawan bahwa dia berharap negara lain akan mengikuti jejaknya.
“Kami mempunyai pandangan yang sama mengenai pentingnya implementasi dini Resolusi 2735 Dewan Keamanan PBB. Kami berharap semua negara mengerahkan pengaruhnya dan mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk bersedia melaksanakan resolusi tersebut,” ujarnya.
Sumber: wawancara

“Penggemar budaya pop. Pengacau ramah hipster. Pakar media sosial yang menawan.”


More Stories
Peretas Menyamar sebagai Pemasang Platform Pemrograman untuk Sebarkan Perangkat Lunak Pencuri Data
Energi dan Kecerdasan Buatan Jadi Pilar Baru Hubungan Indonesia-Korea Selatan
172,9 Juta Kendaraan di Indonesia, UGM Dorong Solusi Lalu Lintas Berbasis AI