Desember 1, 2022

Review Bekasi

Temukan Berita & berita utama terbaru tentang INDONESIA. Dapatkan informasi lebih lanjut tentang INDONESIA

Indonesia, kerjasama Bank Dunia bertujuan untuk membangun desa pintar

JAKARTA (ANTARA) – Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Relokasi Indonesia menggandeng Bank Dunia untuk mengimplementasikan proyek Smart Village.

Helmiati, Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing Kementerian, menjelaskan Smart Village merupakan proyek terkait pembangunan desa berbasis data mikro dan pemberdayaan masyarakat serta pelayanan berbasis digital kepada masyarakat dan pihak lain.

Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa langkah itu untuk memenuhi permintaan fasilitator yang akan menjadi pendidik bimbingan teknis untuk duta digital dan karyawan.

Dalam acara peningkatan kapasitas Smart Village Master of Training (MoT), beliau menyoroti enam prinsip Smart Village: Bottom-up, Participatory, Inclusive, Innovative, Collaborative, dan Sustainable.

Proyek ini merupakan komponen penting dari Program Penguatan Pemerintah dan Pembangunan (P3PD), yang mempromosikan pembangunan pedesaan partisipatif.

Bambang, anggota Satgas P3PD Bank Dunia, mencatat melalui dukungan kemampuan lokal masing-masing desa, proyek Smart Village diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

“Proyek ini diharapkan dapat menciptakan solusi lokal yang inovatif untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat serta meningkatkan keterampilan dan peluang lokal,” ujarnya.

Menurut Pambang, terciptanya desa pintar ditentukan oleh beberapa aspek, antara lain kapasitas fasilitator yang ditugaskan di masing-masing desa.

Selain itu, enam pilar smart village — smart management, smart people, smart environment, smart life, smart economy, dan smart mobility — perlu dipenuhi.

Proyek Smart Village tahap pertama dilaksanakan pada akhir tahun 2021.

Setelah itu, proyek Smart Village tahap kedua diluncurkan dengan mengimplementasikan pedoman teknis untuk 223 Duta Digital dan 1.115 Kader Digital.

Sedangkan tahap ketiga akan melibatkan 330 duta digital dan 1.650 pekerja digital.

Berita Terkait: Dukungan Keuangan Desa untuk Pembangunan Desa Pintar: Kementerian
Berita terkait: Pembangunan digital mendorong kemandirian pedesaan: BRIN

READ  Keraguan tentang perlunya sehari sebelum pembukaan kembali Bali di Indonesia