Diterbitkan: 15 Agustus 2023 pukul 12:56 ET
Oleh Ying Xian Wong
Surplus perdagangan Indonesia menyempit di bulan Juli di tengah impor yang kuat.
Perekonomian terbesar di Asia Tenggara membukukan surplus perdagangan sebesar $1,31 miliar, naik dari $3,45 miliar pada bulan Juni, Badan Pusat Statistik mengatakan pada hari Selasa. Negara ini memiliki surplus perdagangan dengan India, Amerika Serikat, dan Filipina.
Juli…
Oleh Ying Xian Wong
Surplus perdagangan Indonesia menyempit di bulan Juli di tengah impor yang kuat.
Perekonomian terbesar di Asia Tenggara membukukan surplus perdagangan sebesar $1,31 miliar, naik dari $3,45 miliar pada bulan Juni, Badan Pusat Statistik mengatakan pada hari Selasa. Negara ini memiliki surplus perdagangan dengan India, Amerika Serikat, dan Filipina.
Ekspor Juli naik 1,36% dari bulan sebelumnya menjadi $20,88 miliar di tengah ekspor nikel dan komoditas yang lebih tinggi. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ekspor tersebut lebih rendah sebesar 18,03%.
Impor naik 14,10% menjadi $19,57 miliar di bulan Juli. Impor migas naik 40,94% dari bulan Juni, sementara ekspor nonmigas naik 10,10%, didorong oleh kenaikan impor mesin dan peralatan listrik.
Impor turun 8,32% dibandingkan tahun sebelumnya, kata perusahaan itu.
Tulis ke Ying Xian Wong di [email protected]

“Penggemar budaya pop. Pengacau ramah hipster. Pakar media sosial yang menawan.”

More Stories
Energi dan Kecerdasan Buatan Jadi Pilar Baru Hubungan Indonesia-Korea Selatan
172,9 Juta Kendaraan di Indonesia, UGM Dorong Solusi Lalu Lintas Berbasis AI
Paradoks Kemajuan Digital: Ketika Sistem Modern Bertemu Realitas Manusia di Indonesia