Sadia Brahmana (Jakarta Post)
Premium
Jakarta
Selasa, 31 Mei 2022
Perkembangan pesat teknologi digital terintegrasi ke dalam operasi kita sehari-hari, menghasilkan banyak data real-time dari berbagai sumber, struktur, dan format. “Data besar” ini sekarang berubah menjadi tambang emas yang digunakan untuk intelijen bisnis dan kebijakan publik.
Big data diharapkan dapat memainkan peran kunci dalam menghasilkan statistik resmi dalam mendukung kebijakan publik yang lebih tepat waktu, akurat, efektif dan efisien. Hal ini juga dapat mengurangi beban responden yang ditemui dalam studi tradisional.
Data besar dapat memberikan indikator statistik baru yang dibutuhkan untuk indikator sasaran pembangunan berkelanjutan. Kantor Statistik Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNSD) telah membentuk Gugus Tugas Global (GWG) pada Data Besar untuk Statistik Resmi untuk mempromosikan penerapan banyak sumber data besar dalam proses produksi statistik.
Baca cerita lengkapnya
BERLANGGANAN SEKARANG
Rp 55.500 / bulan
- Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
- Surat Kabar Digital Harian E-Post
- Tidak ada iklan, tidak ada interupsi
- Akses khusus ke acara dan program kami
- Berlangganan buletin kami
Berita Terkait
Anda mungkin juga menyukai:

“Penggemar budaya pop. Pengacau ramah hipster. Pakar media sosial yang menawan.”

More Stories
Peretas Menyamar sebagai Pemasang Platform Pemrograman untuk Sebarkan Perangkat Lunak Pencuri Data
Energi dan Kecerdasan Buatan Jadi Pilar Baru Hubungan Indonesia-Korea Selatan
172,9 Juta Kendaraan di Indonesia, UGM Dorong Solusi Lalu Lintas Berbasis AI