Juni 21, 2024

Review Bekasi

Temukan Berita & berita utama terbaru tentang INDONESIA. Dapatkan informasi lebih lanjut tentang INDONESIA

Layanan internet satelit Starling diluncurkan di Indonesia

Layanan internet satelit Starling diluncurkan di Indonesia

Elon Musk berada di Bali pada hari Minggu saat layanan internet satelit Starling diluncurkan di negara terpadat keempat di dunia.

Periklanan

Elon Musk melakukan perjalanan ke pulau resor Bali di Indonesia pada hari Minggu untuk meluncurkan layanan internet satelit Starling di negara kepulauan terbesar di dunia.

Mengenakan kemeja batik hijau, Kasturi disambut dengan kelopak bunga di Rumah Sakit Kesehatan Masyarakat di Denpasar, ibu kota provinsi Bali, di mana ia bergabung dengan para menteri Indonesia untuk meluncurkan layanan Starlink.

Indonesia, negara kepulauan yang luas dengan 17.000 pulau yang tersebar di tiga zona waktu dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa, telah berusaha selama bertahun-tahun untuk memenangkan kontrak investasi baterai dengan Tesla milik Musk dan SpaceX milik Musk untuk menyediakan internet berkecepatan tinggi ke daerah-daerah terpencil. negara.

Dalam upacara tersebut, Musk melakukan uji kecepatan layanan internet Starlink dengan beberapa petugas kesehatan di daerah terpencil di Indonesia, termasuk Aru, salah satu pulau yang belum terlayani dan terpencil di provinsi Maluku.

“Ini benar-benar akan menjadi penyelamat bagi klinik medis terpencil, dan saya pikir ini akan menjadi peluang untuk pendidikan juga,” kata Musk kepada wartawan.

“Jika Anda bisa mengakses Internet, Anda bisa mempelajari apa saja dan menjual layanan bisnis Anda ke seluruh dunia. Jadi, menurut saya ini sangat berguna,” katanya.

Ia juga menandatangani perjanjian untuk meningkatkan konektivitas di sektor kesehatan dan pendidikan negara tersebut. Rincian kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan SpaceX milik Musk, perusahaan luar angkasa yang mengoperasikan layanan Starlink, tidak diberikan.

Peluncuran layanan di klinik kesehatan ini sejalan dengan misi Starling yang lebih luas untuk menyediakan akses layanan internet berkecepatan tinggi yang terjangkau, terutama di daerah tertinggal dan terpencil, kata Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Bandjaitan.

READ  Taman Indonesia ini sulit dijangkau, tetapi layak dikunjungi oleh penyelam scuba dan perenang snorkel.

“Kami membutuhkan Starlink untuk memperluas layanan internet berkecepatan tinggi ke daerah-daerah terpencil, terutama untuk membantu permasalahan di sektor kesehatan, pendidikan, dan maritim,” kata Bandjaitan, sekutu dekat Presiden Indonesia Joko Widodo, kepada wartawan. Dia mengadakan pembicaraan terpisah dengan Musk pada hari Minggu.

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Ari Chettyadi sebelumnya mengatakan bahwa penyedia internet lokal, yang mengandalkan base transceiver station untuk mengirimkan sinyal, memiliki jangkauan terbatas dan tidak mampu menjangkau pulau-pulau terpencil. Satelit orbit rendah Starling akan memungkinkan mereka mengirimkan internet cepat dengan jangkauan nasional.

Dari lebih dari 10.000 klinik di seluruh negeri, 2.700 masih kekurangan akses internet, kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Internet akan membuka akses layanan kesehatan yang lebih baik karena komunikasi antar daerah dikatakan lebih mudah, sehingga dapat dilakukan secara real time atau terkini dari fasilitas layanan kesehatan,” ujarnya.

Dalam kunjungan langsung pertamanya ke Bali, Musk akan berpartisipasi dalam Forum Air Dunia ke-10, yang berupaya mengatasi tantangan air dan sanitasi global.

Musk berbicara di forum bisnis B-20 pada tahun 2022 menjelang KTT negara-negara maju Kelompok 20 di Bali. Dia bergabung dalam konferensi melalui tautan video beberapa minggu setelah menyelesaikan pencarian intensifnya di Twitter.

Kunjungan Musk terjadi beberapa minggu setelah CEO Apple Tim Cook bertemu dengan Widodo pada 17 April dan mengatakan perusahaannya akan “melihat” manufaktur di Indonesia. CEO Microsoft Satya Nadella berkunjung pada tanggal 30 April dan mengatakan perusahaan akan menginvestasikan 1,5 miliar euro selama empat tahun ke depan untuk infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan baru di Indonesia.