BERITA BEKASI HARI INI: Buruh Ancam Blokir Jalan Tol pada 1 Mei | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Bekasi 24 Jam

BERITA BEKASI HARI INI: Buruh Ancam Blokir Jalan Tol pada 1 Mei

foto: ilustrasi/ istimewa

REVIEW, Bekasi – Sejumlah elemen buruh mengancam akan memblokir jalan tol setelah kasus yang menjerat Mirah Sumirat. Berita tersebut mewarnai sejumlah pemberitaan di media yang beredar di Bekasi dalam 24 jam terakhir.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengeluarkan ancaman tersebut karena menilai PT Jasa Marga dan PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta melakukan politik balas dendam kepada Mirah Sumirat.

Selain ancaman blokir jalan tol, berita lainnya yakni macet di jalan arteri memasuki hari ketiga sistem ganjil genap di tol Bekasi. Berikut ringkasan beritanya:

• KSPI Berencana Blokir Jalan Tol

KSPI berencana akan memblokir jalan tol pada hari buruh mendatang. Presiden KSPI, Said Iqbal, mengatakan rencana blokir jalan tol ini akan dilakukan sebagai bentuk protes sikap sewenang-wenang direksi PT Jasa Marga dan PT JLJ yang diduga sedang melakukan politik balas dendam karena sikap kritis Mirah Sumirat terhadap pengelolaan perusahaan di PT Jasa Marga dan PT JLJ. Mirah Sumirat yang juga presiden Serikat Karyawan JLJ, presiden ASPEK Indonesia dan wakil ketua dari unsur serikat pekerja (mewakili KSPI) di Lembaga Kerjasama Tripartit Nasional ini mendadak mendapat sanksi peringatan tertulis kepada Mirah Sumirat yang mengarah pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari Direksi PT JLJ karena memimpin 3.000 pekrja kontrak untuk menolak pengalihan dari PT JLJ ke PT Jasa Layanan Operasi (JLO) yang juga anak perusahaan PT Jasa Marga. (wartakota)

• Jalan Arteri Macet di Hari Ketiga Ganjil Genap

Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, memasuki hari ketiga penerapan sistem ganjil genap di ruas Tol Jakarta-Cikampek, kini ada peningkatan volume kendaraan di jalur arteri Kota Bekasi. Seperti, Kalimalang di Jalan Kyai Haji Noor Ali, Bekasi Barat, dan sejumlah jalan di Kota Bekasi. Kepadatan kendaraan tak hanya di dominasi sepeda motor, tetapi juga roda empat. Peningkatan volume kendaraan ini terjadi sebelum penerapan skema ganjil genap Tol Jakarta-Cikampek berlangsung pukul 06.00-09.00 WIB. Pengendara kendaraan pribadi lebih memilih melintas di jalan arteri atau masuk Kota Bekasi dibandingkan harus menunggu selama tiga jam atau menumpang Transjabodetabek yang disediakan pemerintah. (inews)

• Jumlah DPT Diperkirakan Turun

Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pilkada Kota Bekasi 2018 diproyeksikan mengalami penurunan. Jika pada 2013 mencapai 1,7 juta, tahun ini hanya berkisar sampai 1,6 juta pemilih. Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Sosialiasi dan SDM, Nurul Sumarhaeni mengatakan, hasil Coklit (pencocokan dan penelitian) banyak penduduk yang meninggal dunia dan pindah tetap. hasil dari Coklit oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) sudah direkap oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Bekasi. Selanjutnya, kata Nurul, terdapat penyampaian DPS kepada PPS pada 17-23 Maret. Kemudian, pengumuman dan tanggapan masyarakat terhadap DPS pada 24 Maret-3 April. (jpnn)

• Sekda Kota Bekasi Jadi Plh Wali Kota Tercepat

Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji, menjadi Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Bekasi tercepat di Jawa Barat. Birokrat tertinggi di Kota Patriot itu hanya menjabat sebagai Plh Wali Kota Bekasi selama dua hari masa kerja Senin-Selasa (12-13/3). Pria yang akrab disapa Roy ini awalnya dilantik sebagai Plh Walkot Bekasi, menggantikan Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah, yang mengakhiri masa jabatannya pada Sabtu (10/3/2018). Saat ini, posisi Rayendra digantikan oleh Ruddy Gandakusumah yang secara resmi dilantik menjadi Penjabat Wali Kota Bekasi. (wartakota)




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top