Warga Yang Tinggal di Bantaran Kali Bekasi, Akan Direlokasi ke Rusunawa | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Bekasi 24 Jam

Warga Yang Tinggal di Bantaran Kali Bekasi, Akan Direlokasi ke Rusunawa

foto : istimewa

REVIEW, Bekasi – Pembangunan tanggul di Kali Bekasi nampaknya membuat warga yang tinggal dibantaran kali harus pindah untuk sementara waktu ke Rusunawa Bekasi Timur.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meminta masyarakat untuk pindah atau akan  direlokasi ke Rusunawa yang ada di Bekasi Timur sampai proses pembangunan tanggul selesai.

“Ya kalau bisa akan kita bebaskan tanah warga di lokasi itu, kalau tidak warga akan kita relokasikan ke rusunawa untuk sementara selama pengerjaan kalau tidak tanah mereka akan habis dan bahaya takut ambruk nanti ada korban jiwa,” ujar Tri, seperti dilansir dari Warta Kota, Rabu (9/1/2019).

Dikarenakan proses pengerjaan tanggul menggunakan lahan warga, Tri juga meminta warga yang rumahnya terdampak merelakan tanahnya untuk perbaikan. Saat ini, lanjut Tri pihaknya sedang melakukan pendataan kepada rumah-rumah warga yang terkena longsor dan berpontensi terkena longsor untuk proses relokasi.

“Rencana akan ada pembebasan lahan, pak Lurah dan pak sekel dan Rt, RW sedang mendata warga supaya dapat di relokasikan. Kami harap warga mau pindah sementara di rusun, nanti kita berikan fasilitas dan kompensasi,” ucapnya.

Sebelumnya, Berdasarkan keterangan warga, tanggul longsor di wilayah perumahan Kemang Pratama, Bekasi Timur tersebut bermula pada Selasa,(01/01/2019) sekitar pukul 19.00 Wib. Saat itu warga yang melintas melihat posisi tanggul sudah bergeser yang membuat celah antara tanah dan tanggul pembatas, celah tersebut lebarnya sekitar 1 meter dan dalamnya kurang lebih 2 meter.

Tri meminta DBMSDA terus memantau area bantaran kali bekasi yang rawan longsor, jalanan yang rusak dan berlubang dan pohon-pohon tua yang rawan tumbang di karenakan angin kencang yang belakangan ini sering terjadi.

“Saya sudah minta agar DBMSDA fokus terus memperhatikan lokasi-lokasi rawan bencana. Melakukan tindakan prefentif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top