Tri Adhianto: IMB Tempat Ibadah Kini Dipermudah | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Bekasi 24 Jam

Tri Adhianto: IMB Tempat Ibadah Kini Dipermudah

foto : humas kota bekasi

REVIEW, Bekasi–Wakil Walikota Bekasi melakukan peletakan batu pertama renovasi dan pengembangan Masjid Jami An-Ni’mah di Perumahan Citra Gran Cibubur, Jumat, (08/02/2019).

Dalam sambutanya, Tri Adhianto mengapresiasi pengurus Masjid An-Ni’Mah karena berkeinginan untuk melakukan renovasi dengan memperbesar dan menambah fasilitas yang ada di lingkungan masjid tersebut.

Tri juga memaparkan masalah perizinan yang ada di Kota Bekasi. “Yang membuat saya terkejut adalah izin mendirikan bangunan (IMB) masjid ini dari 2003 jadi nya baru baru ini, akibatnya baru bisa terlaksana pembangunanya sekarang, padahal sudah terencana sejak lama,’’ ujar Tri Adhianto, Jumat (08/9/2019).

Terkait perizinan, dirinya bersama Wali Kota Rahmat Efendi sudah berusaha memangkas birokrasi yang ada pada pemerintah Kota Bekasi. ”Jangankan untuk masjid yang untuk investasi masuk saja sudah dipangkas kesedemikian rupa supaya cepat dan tepat, Standar Operasional Prosedur (SOP) nya sudah kami buat dan itu tidak lebih dari 1 bulan dan semuanya akan selesai,” ujar Tri

Namun, soal perizinan ini yang harus diperhatikan adalah AMDAL (Analisis Menengenai Dampak Lingkungan). Sebab, yang membuat suatu perizinan mendirikan bangunan terhambat atau sedikit lebih lama.

“Jadi kalau bangunan tidak perlu Amdal seperti masjid ini seharusnya perizinan mendirikan bangunan bisa selesai dalam waktu paling lama satu bulan,” paparnya.

Masjid Jami An-Ni’mah direnovasi karena sudah tidak mampu menampung jamaah yang hadir untuk beribadah di perumahan dan kawasan sekitar perumahan. Masjid dengan yang luas bangunan 1.300 meter persegi dengan luas lahan 2.500 meter persegi ini tahap pelaksaan merenovasi masjid di perkirakan mencapai kurang lebih 10 bulan.

Tri juga berharap perluasan dan pengembangan masjid ini bisa memberikan nilai ekonomis dan bermanfaat di lingkungan sekitar selain jadi tempat ibadah bisa jadi tempat edukasi pendidikan serta kuliner.

“Harapan saya kedepan semoga setelah di renovasi masjid ini menambah fasilitas untuk pendidikan dan ada kuliner nya supaya masyarakat lebih banyak lg yang datang ke masjid, contohnya Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) untuk anak anak warga sekitar masjid mudah mudahan bisa di bangun lagi untuk madrasah nya,” tegasnya.

Tak hanya itu, dan dari sisi kuliner, karena adanya di kawasan masjid sehingga kulinernya lebih ke timur tengahan, itu juga bisa menjadi nilai ekonomis yang dapat membantu pengurus serta warga masyarkat yang tinggal di sekitar masjid.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top