Pembangunan Kawasan Madinah City Bekasi Sudah Legal | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Perumahan

Pembangunan Kawasan Madinah City Bekasi Sudah Legal

REVIEW, Bekasi – Tak terima disebut sebagai developer yang belum memiliki izin untuk membangun sebuah kawasan perumahan, PT Darussalam Madani Properti menunjukkan berkas-berkas legalitas.

Developer yang sedang membangun proyek perumahan Madinah City seluas 1.000 hektare ini menegaskan pihaknya telah memenuhi seluruh legalitas perizinan pembangunan.

Diantaranya, Masterplan, Izin Prinsip, ATGL dan ATGT (Pertimbangan teknis pertanahan BPN), Penetapan lokasi dan izin lokasi berupa penguas lahan, Peil banjir, PJU dan penetapan daerah milik jalan, TPSS, Damkar berupa penetapan water pons, UKL-UPL, dan ANDALALIN.

“Semua perizinan sudah kami kantongi. Karna kami paham betul prosedural dari pembuatan kawasan perumahan. Kami pun mengacu pada Undang-undang Nomor 1 tahun 2012,” ujar Direktur Operasional dan Pimpinan Projek Madinah City, Ardi Latief saat menggelar konferensi pers di Office Marketing, Jalan RE Martadinata, Cikarang Utara, Kamis (11/10/2018).

Ia pun menjelaskan, dalam proses pembangunan proyek pembangunan Madinah City, terdapat beberapa tahap, yakni Prelauching, Soft Launching, dan Grand Launching.

Dalam proses Prelauching yang sudah dilakukan sejak Desember 2017 – Oktober 2018, mencangkup pembuatan Masterplan, pengurusan perizinan, dan penyelesaian aspek pertanahan.

Sedangkan untuk proses Soft Launching, rencanannya akan dilakukan pada November – Desember 2018 mendatang dengan menggelar seremoni Ground Breaking Land Clearing.

“Selanjutnya, untuk Grand Launching atau pemotongan pita, akan kita lakukan sekitar bulan Januari hingga Desember 2020 mendatang,” terangnya.

Hingga saat ini, pihaknya pun mengakui, proses yang tengah dilakukan Madinah City pun sudah memasuki fase pembuatan sertifikat induk dan IMB induk, serta proses pemecahan sertifikat untuk calon konsumen.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top