Diduga Alami Gangguan Jiwa, Warga Bekasi Tusuk Tetangga Hingga Tewas | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Bekasi 24 Jam

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Warga Bekasi Tusuk Tetangga Hingga Tewas

foto : ilustrasi/ reviewbekasi

REVIEW, Bekasi—Seorang warga di Kampung Ceger, RT 06 RW 018 Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Adi Zulkarnaen, 40, menusuk tetangganya Ahmad Giatno, 35, hingga meninggal dunia, Minggu (9/6/2019).

Pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa sebelumnya sempat cek-cok dengan korban hingga kemudian terjadi peristiwa penusukan menyebabkan Ahmad Giatno tewas bersimbah darah.

Menurut warga Kampung Ceger, Sulistiano mengatakan korban yang seorang pedagang sayur sempat bercekcok dengan pelaku. Cek-cok mulut tersebut, menurutnya sempat mereda karena dirinya sempat melerai.

“Kejadian habis ba’da Maghrib. Posisi saya ada di dalam rumah, ribut-ribut itu ada diluar rumah. Sudah sempat saya lerai, tapi pelaku kembali lagi dan mengejar korban sambil membawa pisau,” ungkap Sulistiono, yang merupakan saudara dari Ahmad Giatno, Minggu (9/6/2019).

Ahmad Giatno mendapatkan luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan. Pelaku pun sempat dikejar oleh Sulistiono, hanya saja korban harus segera dilarikan ke rumah sakit.

 “Karena saya panik, tidak sempat saya kejar, karena harus bawa saudara dari sepupu saya itu (Ahmad Giatno) ke RS Kartika Husada,”ujar Sulistiono.

Menurut Sulistiono, usai melakukan penusukan, korban kembali ke rumah dan membakar rumahnya. Warga yang mengetahui ada kebakaran, panic karena dalam sekejap api membesar dan menghanguskan seluruh bangunan.

Komandan Regu Resque Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Doni, mengatakan begitu ada kejadian kebakaran, langsung mengerahkan petugas pemadam kebakaran untuk menuju lokasi.

“Saat pembakaran rumah tidak ada korban jiwa, tapi kerugian akibat kebakaran ini mencapai lebih dari Rp100 Juta,” terang Doni.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top