4 Uang Kertas Pecahan Ini Tidak Berlaku Mulai 1 Januari 2019, Cepat Tukarkan Kalau Masih Punya | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Keuangan

4 Uang Kertas Pecahan Ini Tidak Berlaku Mulai 1 Januari 2019, Cepat Tukarkan Kalau Masih Punya

http://reviewbekasi.com/wp-content/uploads/2018/11/UANG-TIDAK-BERLAKU.jpg
Ilustrasi/Instagram Bank Indonesia

REVIEW, Bekasi – Bank Indonesia mencabut peredaran empat pecahan uang kertas rupiah mulai 31 Desember yakni pecahan Rp10 ribu emisi tahun 1988, pecahan Rp 20 ribu (1998), pecahan Rp50 ribu (1999), dan Rp100 ribu (1999). Ayo segera tukarkan kalau Anda masih memiliki uang kertas pecahan tersebut.

Kebijakan itu sebelumnya sudah diatur melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor: 10/33/PBI/2008 tentang Pencabutan dan Penarikan dari Peredaran Uang Kertas Pecahan 10.000 (Sepuluh Ribu) Rupiah Tahun Emisi 1998, 20.000 (Dua Puluh Ribu) Rupiah Tahun Emisi 1998, 50.000 (Lima Puluh Ribu) Rupiah Tahun Emisi 1999, dan 100.000 (Seratus Ribu) Rupiah Tahun Emisi 1999.

Dalam Peraturan BI yang diterbikan 10 tahun lalu itu disebutkan, “Hak untuk menuntut penukaran terhadap uang kertas yang dicabut dan ditarik dari peredaran tersebut di atas, tidak berlaku lagi setelah 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak tanggal pencabutan atau tanggal 31 Desember 2018.”

Jadi kalau Anda masih memiliki pecahan uang kertas dengan tahun emisi tersebut, silakan tukar ke Bank Indonesia sebelum tanggal 31 Desember 2018.

Akun Instagram Bank Indonesia, @bank_indonesia,  menayangkan cara menukar uang kertas yang segara dicabut pada 31 Desember 2018 itu seperti di bawah ini:

Berikut ini ringkasan dari Peraturan Bank Indonesia Nomor: 10/33/PBI/2008:

Ketentuan pencabutan dan penarikan dari peredaran uang kertas pecahan 10.000 (sepuluh ribu) rupiah tahun emisi 1998, 20.000 (dua puluh ribu) rupiah tahun emisi 1998, 50.000 (lima puluh ribu) rupiah tahun emisi 1999, dan 100.000 (seratus ribu) rupiah tahun emisi 1999 dikeluarkan dengan pertimbangan:

  • bahwa pada saat ini, di masyarakat telah beredar uang kertas yang memiliki 2 (dua) Tahun Emisi (TE) yaitu pecahan 10.000 rupiah TE 1998 dan TE 2005, 20.000 rupiah TE 1998 dan TE 2004, 50.000 rupiah TE 1999 dan TE 2005, dan pecahan 100.000 rupiah TE 1999 dan TE 2005;
  • uang kertas pecahan 10.000 rupiah TE 1998, 20.000 rupiah TE 1998, 50.000 rupiah TE 1999, dan pecahan 100.000 rupiah TE 1999, telah beredar cukup lama.

Materi pokok dalam PBI mengenai pencabutan dan penarikan dari peredaran uang kertas rupiah meliputi:

  • Bank Indonesia mencabut dan menarik uang kertas tersebut di atas dari peredaran, dan menyatakan tidak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah sejak tanggal 31 Desember 2008.
  • Uang kertas yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran tersebut di atas, dapat ditukarkan di Bank Indonesia dan/atau Bank Umum.
  • Jangka waktu dan tempat penukaran terhadap uang kertas yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran tersebut di atas, ditetapkan sebagai berikut:
  1. Terhitung sejak tanggal 31 Desember 2008 sampai dengan tanggal 30 Desember 2013 penukaran dilakukan di Bank Indonesia dan/atau Bank Umum.
  2. Terhitung sejak tanggal 31 Desember 2013 sampai dengan tanggal 30 Desember 2018 penukaran dilakukan hanya di Bank Indonesia.

Frequently Asked Questions terkait PBI Nomor 10/33/PBI/2008 tanggal 25 November 2008:

  1. Q: Uang Kertas apa saja yang dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia?

A: Bank Indonesia mencabut dan menarik dari peredaran uang kertas pecahan 10.000 rupiah Tahun Emisi (TE) 1998, 20.000 rupiah TE 1998, 50.000 rupiah TE 1999, dan 100.000 rupiah TE 1999.

  1. Q: Sejak kapan uang kertas tersebut mulai dinyatakan tidak berlaku?

A: Sejak tanggal 31 Desember 2008 dinyatakan tidak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah(legal tender).

  1. Q: Adakah uang kertas dengan pecahan yang sama dan saat ini masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender)?

A: Ada, yaitu pecahan 10.000 rupiah TE 2005, 20.000 rupiah TE 2004, 50.000 rupiah TE 2005, dan pecahan 100.000 rupiah TE 2005.

  1. Q: Di manakah tempat penukaran uang kertas yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran tersebut?

A: Uang kertas yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran dapat ditukarkan di Bank Indonesia dan/atau Bank Umum.

  1. Q: Bagaimanakah mekanisme penukaran?

A: Terhitung sejak tanggal 31 Desember 2008 sampai dengan tanggal 30 Desember 2013 penukaran dilakukan di Bank Indoensia dan/atau Bank Umum. Terhitung sejak tanggal 31 Desember 2013 sampai dengan tanggal 30 Desember 2018 penukaran dilakukan hanya di Bank Indonesia.

  1. Q: Adakah batas waktu penukaran?

A: Hak untuk menuntut penukaran uang kertas yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran tidak berlaku lagi setelah 10 (sepuluh ) tahun sejak tanggal pencabutan atau tanggal 31desember 2018.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top