Wali Kota Bekasi Berencana Kurangi Armada Bus Trans Patriot | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Bekasi 24 Jam

Wali Kota Bekasi Berencana Kurangi Armada Bus Trans Patriot

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi (kanan) bersama Pj Sekda Kota Bekasi, Widodo Indrijantoro (kiri). Foto: Reviewbekasi

REVIEW, Bekasi – Masih ingat 21 bus yang diterima Pemkot Bekasi dari hibah Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu? Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi berencana merubah peruntukkannya.

Seperti diketahui, sebelumnya dari 21 bus tersebut, 20 di antaranya akan digunakan sebagai tambahan armada transportasi massal trans patriot, dan telah diserahkan secara simbolis oleh Rahmat Effendi kepada pihak pengelola, yaitu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Mitra Patriot. Sementara satu sisanya diperuntukkan sebagai bus sekolah.

Namun sepertinya skenario itu akan berubah. Setelah melakukan pertimbangan berdasarkan tingkat kebutuhannya, Rahmat Effendi menilai keberadaan bus sekolah tidak kalah pentingnya dengan trans patriot. Oleh karena itu, ia berencana mengambil tiga atau empat unit bus trans patriot untuk dijadikan bus sekolah.

“Jadi di antara kebutuhan itu dipilih mana yang paling butuh. Idealnya 6 bus sekolah itu sudah cukup, tapi hanya untuk mengitari jalur protokol,” terangnya kepada REVIEW, Senin (14/1/2019) di Plaza Pemkot Bekasi.

Kedepan, Rahmat Effendi berujar akan membebas tarifkan biaya bus sekolah itu bagi seluruh siswa di Kota Bekasi.

“Kalau yang buat siswa nol. Kalau anak sekolah masih diminta juga kebangetan republik ini,” imbuhnya.

“Tapi anggarannya belum disiapkan buat solar buat supir. Kecuali kalau saya yang tiap hari nyupir,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur PD Mitra Patriot, Tubagus Hendra mengaku belum mendapat kabar terkait rencana tersebut. Ia pun akan coba berkomunikasi dengan Rahmat Effendi.

“Oh gitu ya, saya belum dengar. Saya akan coba koordinasikan dengan Pak Wali,” ujarnya.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top