Tersinggung Status di Facebook, DPD PAN Kota Bekasi Lapor Polisi | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Bekasi 24 Jam

Tersinggung Status di Facebook, DPD PAN Kota Bekasi Lapor Polisi

foto: Amar Faizal Haidar/ reviewbekasi.com

REVIEW, Bekasi – Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi melaporkan salah satu staf ahli Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot bernama Yeksa Sarkeh Candra (YSC) kepada Polres Metro Bekasi Kota, Senin (16/4/2018).

YSC diduga melontarkan kalimat kebencian melalui akun Facebook pribadi miliknya yang ditujukkan kepada Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais.

Ketua KPPD (Komite Pemenangan Pemilu Daerah) DPD PAN Kota Bekasi, Jon Edy menilai, tindakan yang dilakukan YSC merupakan penghinaan terhadap pendiri partai berlogo matahari putih itu.

“Saudara YSC kami laporkan atas tindakan mengunggah kata-kata atau ujaran kebencian yang sangat merugikan PAN secara keseluruhan,” tegasnya saat ditemui langsung di area Mabes Polres Metro Bekasi Kota, Senin (16/4/2018).

Dia menyebut, perbuatan YSC dapat berpotensi merusak keutuhan bangsa. Menurutnya, sesama anak bangsa harus sama-sama menjaga keutuhan bangsa dengan tidak mengucapkan kebencian yang bisa menimbulkan perpecahan.

“Ya kami menilai dia (YSC) itulah yang provokator karna telah memancing kegaduhan di masyarakat,” tambahnya.

Disisi lain, Kuasa Hukum DPD PAN, Yusrizal mengatakan, perbuatan YSC yang dinilai telah merugikan PAN, khususnya di Kota Bekasi harus ditindak tegas.

“YSC sendiri kita laporkan dengan dugaan melanggar Pasal 28 UU nomer 19 tahun 2016 tentang ITE. Dimana pada pasal tersebut mengatakan bahwa seseorang yang menyebarkan ujaran kebencian akan dikenakan ancaman pidana 6 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar,” terangnya dalam kesempatan yang sama.

Sebelumnya beredar bukti screenshoot melalui sejumlah media sosial tentang pernyataan YSC yang tertera di facebook pribadinya. Kalimat tersebut tertulis “Mencermati lontaran kata katanya, Mbah Amin Rois itu lebih menyerupai provokator pemecah belah bangsa”.

Namun, tak lama kemudian, pernyataan tersebut dihapus oleh sang pemilik akun Facebook yang langsung digantikan dengan kalimat permohonan maaf yang berbunyi;

“Dengan ini saya selaku pribadi menyatakan permohonan MAAF kepada saudara-saudara saya dari PAN Kota Bekasi atas status saya tentang Mbah Amien. Status itu telah saya hapus dan saya menyatakan permintaan maaf saya kepada semua pihak yang merasa tersinggung atas status saya. Terima kasih.”



Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terpopuler

To Top