Soal Problematika Pendidikan di Jawa Barat, Begini Solusi yang Ditawarkan Kang Emil | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Pilgub Jabar

Soal Problematika Pendidikan di Jawa Barat, Begini Solusi yang Ditawarkan Kang Emil

foto: Amar Faizal Haidar/ reviewbekasi.com

REVIEW, Bekasi – Sektor pendidikan di Jawa Barat menjadi perhatian serius pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (Rindu). Kang Emil sapaan Ridwan Kamil mengatakan dari data indeks pendidikan, Jawa Barat masih dihadapkan oleh beberapa masalah, salah satunya adalah rasio murid yang terlampau banyak dan tak berbading lurus dengan jumlah guru.

“Makanya kita ada guru honorer kan. Hanya saja status guru honorer ini harus jelas, apapun itu statusnya. Kalaupun ada formasi status PNS bagi guru honorer, maka pasangan Rindu akan memperjuangkan itu. Pemerintah tidak bisa menyamaratakan provinsi Jawa Barat dengan yang lain, karena kepadatan di Jawa Barat jauh dibandingkan dengan yang lain, maka kita berharap bisa lebih diprioritaskan,” terang Kang Emil kepada awak media, usai mengisi diskusi dengan sejumlah guru honorer di Kota Bekasi, Kamis (19/4/2018).

Kang Emil juga telah menyiapkan formulasi khusus untuk mengangkat kesejahteraan guru. Mengingat guru merupakan pilar terpenting dalam pendidikan.

“Terkait kesejahteraan guru, kita bisa tingkatkan pendapatan mereka, bisa juga mengurangi pengeluarannya. Seperti memberikan subsidi kendaraann, rumah dan sebagainya. Kalau pengeluaran sedikit, mereka jadi bisa menabung lebih banyak,” ujarnya.

Pasangan Rindu menyatakan komitmennya dalam melakukan pembangunan manusia di bidang pendidikan Jawa Barat. Untuk mencapai itu, Rindu menilai bukan saja infrastruktur dan rasio guru yang menentukan, tetapi juga usia lama sekolah yang perlu ditingkatkan.

“Dari 7,6 tahun, harus bisa jadi 12 tahun di 5-10 tahun.  Kedepan hanya itu ukuran keberhasilan yang dicapai seorang gubernur Jawa Barat,” papar Kang Emil.



Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terpopuler

To Top