Soal Cara Tingkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi, Ini Jawaban Dua Paslon | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Pilwalkot Bekasi

Soal Cara Tingkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi, Ini Jawaban Dua Paslon

foto: Amar Faizal Haidar/ reviewbekasi.com

REVIEW, Bekasi – Debat publik pasangan calon wali-kota dan wakil wali Kota Bekasi periode 2018-2023 disajikan oleh KPU di Gedung Al-Muhajirin, Bekasi Timur, Rabu (11/4/2018).

Debat edisi pertama ini mengusung tema “Pembangunan Sumberdaya Manusia, Sosial dan Ekonomi”.

Dalam sesi saling tanya jawab antara paslon, paslon nomor urut 1, Rahmat Effendi memulai dengan melemparkan pertanyaan kepada paslon nomor urut 2, Nur Supriyanto terkait bagaimana cara meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di Kota Bekasi.

Nur Supriyanto menjawab, untuk mengatasi masalah tersebut, dirinya bersama Adhy Firdaus telah menyiapkan produk pendirian destinasi wisata muslim Kota Bekasi di atas tanah berukuran dua hektare.

Nur meyakini, keberadaan destinasi wisata muslim ini akan mampu menyerap jumlah pengangguran di Kota Bekasi yang saat ini mencapai angka 112.000 dan mendorong UMKM yang dinilainya tengah mengalami stagnasi.

“Ada lima studio yang nanti kita buat dalam destinasi wisata Islam, salah satu studionya akan menghadirkan atmosfer seperti berada di masjidil haram. Bayangkan, Depok aja yang punya Kubah Mas, tiap hari pengunjungnya 5-6 ribu, di luar hari libur. Apa lagi ini, yang nantinya akan menjadi icon dan kebanggaan warga Kota Bekasi, saya yakin banyak orang akan datang ke Bekasi,” papar Nur.

“Dengan begitu kita akan membutuhkan tenaga kerja yang besar, lapangan kerja yang sangat terbuka. Karena hotel, mall pun akan berdiri disana, masyarakat seluruh Indonesia akan berkunjung. UMKM juga kita fasilitasi untuk meningkatkan skala bisnisnya. Pertumbuhan ekonomi pun akan membaik,” sambung Nur.

Sementara Pepen, sapaan akrab Rahmat Effendi melihat dari sisi yang lain. Menurutnya, laju pertumbuhan ekonomi dapat ditingkatkan apabila ada jaminan kepastian hukum dari Pemerintah kepada investor. Sebab pertumbuhan ekonomi, menurutnya erat kaitannya dengan investasi.

“Pertama regulasai harus diperkuat, agar investasi yang masuk itu terjamin dan mudah. Lalu kalau sudah masuk semua, kita mau bikin program a dan b jadi gampang. Ini lah yang paling krusial,” terang Pepen.

“Kemudian keamanan wilayah juga sangat berperan penting. Oleh karena itu, pertentangan suku, ras dan agama sudah tidak perlu ada lagi. Semua itu sudah menyatu menjadi kearifan lokal Kota Bekasi,” tegasnya.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top