Pansus 31 DPRD Minta Pemkot Bekasi Perhatikan Tiga Isu dalam LKPJ Wali Kota | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Bekasi 24 Jam

Pansus 31 DPRD Minta Pemkot Bekasi Perhatikan Tiga Isu dalam LKPJ Wali Kota


REVIEW, Bekasi – Panitia Khusus (Pansus) 31 DPRD Kota Bekasi merekomendasikan tiga poin utama terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bekasi Tahun anggaran 2018, dalam agenda Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi yang dihelat, Rabu (15/5/2019) malam. Tiga poin tersebut yakni isu yang mengenai adipura, pelayanan umum dan kartu sehat berbasis NIK.

Chairoman Joewono Putro selaku perwakilan Pansus 31 DPRD Kota Bekasi menjabarkan, soal adipura, Pemkot Bekasi sejatinya telah mengusung target berhasil di tahun 2018. Namun ekspektasi tersebut gagal lantaran variabel atau kriteria penilaiannya tidak terpenuhi.

“Ada dua kriteria atau variabel penilaian yang agak sulit didapat, yaitu permasalahan sampah dan kawasan kumuh. Di tahun 2016 ada 430 hektar kawasan kumuh dan di tiga tahun terakhir ini menjadi 300 hektar. Secara pekerjaan upaya untuk menurunkan jumlah area kawasan kumuh sudah berhasil, namun masih perlu dioptimalisasi pengelolaan hulu sampah. Sehingga penguraian sampah bisa dilakukan sebelum sampai pada tempat pembuangan akhir,” jelas Chairoman, Rabu (15/5/2019).

Kemudian terkait pelayanan umum, Pansus 31 DPRD menyoroti sekelumit persoalan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) yang dianggap masih terkendala.

“Pelayanan administrasi di Disdukcasip cukup mendapat sorotan. Kami berharap apapun yang menjadi kendalanya, untuk tahun-tahun kedepan dapat diminimalisir sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapat pelayanan,” sambung Chairoman.

Terakhir mengenai program kartu sehat, Pansus 31 DPRD meminta Pemkot Bekasi agar segera melakukan integrasi dengan jaminan kesehatan nasional melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Karena dengan terintegrasinya sistem pelayanan akan membuat kemudahan bagi para masyarakat pengguna, khususnya yang memang membutuhkan,” tukas Chairoman. (adv)




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top