Mengenal "Si Imut" Pentol Kojek yang Bikin Ketagihan | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Kaki Lima

Mengenal “Si Imut” Pentol Kojek yang Bikin Ketagihan

REVIEW, Bekasi—Makanan kaki lima yang dijual di pinggir jalan belum tentu kalah dengan makanan restoran yang harganya selangit. Meski kadang secara kebersihan kurang, namun beberapa diantara penjual benar-benar menerapkan standar rasa yang tinggi dan menjaga tetap higienis.

Makanan kaki lima yang ini misalnya. Rasanya gurih, dengan kuah yang segar. Orang biasa menyebut Pentol Kojek. Ini adalah makanan dengan bentuk dan jenis seperti bakso. Namun komposisi dagingnya lebih sedikit dibanding bakso. Memang, pentol kojek ini berbeda dengan bakso pada umumnya, karena selain komposisi daging lebih sedikit, bentuknya juga relatif lebih kecil.

Pentol Kojek ini aslunya berasal dari Jawa Timur. Meski komposisi daging dan bentuk pentol kojek ini imut-imut atau kecil-kecil, tapi soal rasa tidak bisa diremehkan. Saat REVIEW mencoba, ternyata rasanya enak. Campuran dari gurih dan aroma daging tetap ada. Kuahnya juga segar karena ada bumbu-bumbu yang dicampur didalamnya.

Umumnya, Pentol Kojek khas Jawa Timur ini disajikan dengan bumbu kacang dan tanpa kuah. Tapi begitu sampai di Bekasi, ada modifikasi dengan campuran kuah layaknya bakso. Meski beda penyajian, tapi disinilah keunggulan Pentol Kojek khas Bekasi ini. Harganya juga cukup murah, hanya Rp5.000. Bandingkan dengan Bakso daging yang bisa mencapai angka Rp15.000.

foto: Elsa Pridianah

Salah satu pentol kojek terkenal di Bekasi ada di Jalan Hj Jampang No.67 Jatimulya Tambun Selatan. Namanya Pentol Kojek Gandos. Ditempat ini pentol kojeknya lezat. Ada kuah yang rasanya mirip bakso. Cocok dimakan saat musim hujan.

“Rasanya gurih, harganya juga murah. Kuahnya itu yang bikin nagih karena sedep dilidah,”ujar Meri salah satu pelanggan Pentol Kojek Gandos, kepada REVIEW.

Selain rasanya yang memang gurih, pembeli biasanya menambah kuah dengan sambel yang pedas. Saking lezatnya, pelanggannya juga banyak. Jadi kalo kesini jangan sore-sore, karena menjelang sore biasanya sudah habis.

 

*Elsa Pridianah adalah reporter magang reviewbekasi.com yang kini masih terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) Jurusan Ilmu Komunikasi.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top