Hore.. 60 Sekolah di Kota Bekasi Sudah Berpredikat Ramah Anak, Apa Sih Kriterianya? | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Bekasi 24 Jam

Hore.. 60 Sekolah di Kota Bekasi Sudah Berpredikat Ramah Anak, Apa Sih Kriterianya?

foto: Amar Faizal Haidar/ reviewbekasi.com

REVIEW, Bekasi – Kepala Bidang (Kabid) Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi, Rita Hartari menyebut saat ini sudah ada total 60 Sekolah Ramah Anak (SRA) baik di tingkat SD, SMP, SMA maupun SMK se Kota Bekasi.

“60 sekolah sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Dinas Pendidikan (Disdik Kota Bekasi) sebagai dasar predikat SRA menindak lanjuti instruksi Wali Kota,” ujar Rita kepada REVIEW saat dijumpai di ruangan kerjanya, Selasa (15/5/2018).

SMP Negeri 12, SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 adalah tiga di antara sekolah yang telah menerima SK SRA tersebut.

Lalu, apa saja kriteria sekolah mendapat predikat ramah anak? Menurut Rita, ada enam kriteria yang menjadi ukuran sekolah tersebut layak mendapatkan predikat SRA, yakni;

1. Kebijakan Sekolah Ramah Anak

“Jadi kebijakan sekolah harus menunjukkan keberpihakan kepada anak, mendengarkan partisipasi anak, seperti perumusan tatib. Sehingga lahir disiplin positif dan anak tahu konsekuensi dari tindakan mereka. Termasuk sekolah itu pun harus juga menerima SK dari Disdik,” jelas Rita.

2. Pelaksanaan kurikulum harus melibatkan anak.

“Bukan kurikulum nasional, tapi hanya kurikulum sekolah saja, nah anak-anak musti dilibatkan,” imbuhnya

3. Pendidik dan tenaga kependidikannya harus terlatih hak anak.

“Jadi pendidik harus ikut pelatihan skill pemenuhan hak anak. semakin banyak yang ikut semakin baik, tapi minimal 2 tenaga pendidik lah. Kalau sudah ikut pelatihan, nanti DPPPA akan berikan sertifikat,” ujarnya

4. Sarana prasarana sekolah ramah anak.

“Ya umumnya seperti bangunan sekolah harus aman bagi anak,” terangnya

5. Partisipasi anak terwadahi.

“Ada tiga prinsip, mereka harus didengar, dihormati dan dipertimbangkan keinginan mereka. Makanya dalam upaya Pemerintah Kota Bekasi sekarang melibatkan anak dalam musrenbang, agar pendapat mereka bisa didengar dan dipertimbangkan,” tutur Rita.

6. Melibatkan orang tua atau wali murid, dunia usaha, lembaga masyarakat, alumni sekolah serta dunia usaha.

“Semua unsur itu harus dilibatkan oleh sekolah untuk sama-sama menciptakan SRA. Ini harus diupayakan oleh pihak sekolah,” kata Rita.

Perlu diketahui bahwa perwujudan SRA adalah bagian terpenting dalam rangka mengupayakan Kota Bekasi sebagai Kota Layak Anak (KLA).




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top