Curug Parigi, Air Terjun Indah yang Belum Jadi Prioritas Pemerintah | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Jalan-Jalan

Curug Parigi, Air Terjun Indah yang Belum Jadi Prioritas Pemerintah

foto: istimewa via pegi-pegi.com

REVIEW, Bekasi—Destinasi wisata alam Kota Bekasi memang terbatas. Karena berada di kota besar yang penuh hiruk pikuk. Tapi jangan salah, meski berada di kota, ada satu air terjun indah yang sayang untuk dilewatkan. Namanya Curug Parigi.

Orang yang pernah kesana sering merasa takjub. Curug Parigi yang berlokasi di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Lokasinya tidak jauh dari TPU Bantar Gebang dan perumahan Villa Nusa Indah 5. Karena berada di kota, akses menuju lokasi wisata ini relatif mudah. Bahkan disekitar lokasi masih banyak pohon rindah dan hijau dedaunan yang menyejukkan mata.

Curug Parigi cukup unik dibanding air terjun lainnya. Sebab, curug ini tidak tinggi, melainkan melebar sepanjang sungai. Tak heran, banyak orang menyebut Curug Paragi bak Niagara Falls versi kecil.

Air terjun ini terbagi menjadi dua sisi. Sisi kiri biasanya sering dipakai oleh wisatawan untuk bermain. Selain karena luas, dengan batuan kerikil di bawahnya, sisi bagian kiri memiki debit air yang tidak begitu tinggi.

Sementara pada sisi kanan, debit air yang turun dari atas cukup tinggi. Permukaan dasar juga dalam, sehingga bagi yang tidak bisa berenang tidak disarankan untuk berada di sisi sebelah kanan.

Karena Curug Parigi berada di aliran sungai, maka debit air tergantung musim. Jika musim hujan, debit air akan banyak dan lebih indah karena aliran air yang turun dari curug ini memenuhi hampir sepanjang lebar sungai. Tapi cukup berbahaya untuk berenang dan bermain air.

Tapi jika pas musim kemarau, debit air akan sedikit. Biasanya hanya sisi sebelah kanan yang dialiri air. Lebih asyik, jika ke tempat ini saat pergantian musim hujan ke kemarau.

Curug Parigi

Curug Parigi memang sudah dicanangkan sebagai salah satu destinasi wisata oleh Pemkot Bekasi. Namun, sayangnya,  pemerintah belum menjadikan prioritas utama untuk mendulang devisa.

Menurut Kepala Dinas Budaya Pariwisata Kota Bekasi, M. Zarkasih, Pemerintah Kota Bekasi belum mampu mengalokasikan dana di APBD 2018 terkait wisata alam curug parigi.

“Kota Bekasi memiliki banyak prioritas, mungkin tahun ini pengembangan Curug Parigi belum menjadi prioritas utama diantara prioritas lain karena keterbatasan alokasi anggaran. Kita saat ini lebih mengembangkan wisata belanja dan Hotel,” ungkap Zarkasih, kepada awak media, Jum’at (23/2).

Zarkasih mengibaratkan jika kebutuhan Kota Bekasi saat ini dari A sampai Z maka pengembangan Curug Parigi sebagai destinasi wisata belum masuk dalam prioritas. Namun demikian, pada tahun 2019 mendatang pihaknya berharap rencana pengembangan wisata alam Curug Parigi menjadi salah satu prioritas sehingga masuk dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2019.

“Jika memang pada 2019 dianggarkan, kebutuhan kita untuk pengembangan lokasi dan persiapan infrastruktur jalan dan penataan taman membutuhkan biaya sampai enam milyar rupiah lebih,” tegas Zarkasih.

Sementara warga masyarakat Bantargebang, Alfiyasin berharap agar Pemerintah Kota Bekasi mampu mengembangkan beberapa titik lokasi wisata alam di wilayah setempat. Mengingat saat ini warga Kota Bekasi kesulitan untuk melepas lelah dan berlibur di Kota sendiri. Mereka lebih memilih di Luar Kota dan menghabiskan banyak Salary untuk dapat menikmati wisata alam di Luar Daerah.

“Harusnya dengan APBD 5,6 triliun Pemerintah Kota Bekasi harus dapat membagi untuk pengembangan pariwisata. Karena saat ini warga lebih memilih untuk berlibur di luar daerah. Padahal sebelumnya Wali Kota Bekasi dan Jajarannya sudah menyambangi Lokasi Curug Parigi dan berjanji akan menjadikannya salah satu Destinasi Wisata. Namun kenyataannya, justru Curug Parigi tidak menjadi salah satu prioritas pembangunan,” tegas Alfiyasin (25)



Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terpopuler

To Top