Annabelle Comes Home: Ketika Boneka Annabelle Berulah | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Film & Musik

Annabelle Comes Home: Ketika Boneka Annabelle Berulah

foto : Istimewa

REVIEW, Bekasi – Annabelle Comes Home hadir untuk menambah daftar rekomendasi film horror bioskop. Annabelle Comes Home merupakan film ketiga dari seri Annabelle dan film ke tujuh dalam Conjuring Universe.

Menandai debut sutradara sekaligus penulis Gary Dauberman, film ketiga Annabelle di Conjuring Universe ini bisa dbilang sebagai yang terbaik di antara dua film sebelumnya.

Dauberman menulis ketiga film Annabelle, serta skenario untuk It (2017) dan The Nun (2018). Bersama James Wan yang kali ini menjadi produser, penunjukan Dauberman bisa dibilang tepat. Annabelle Comes Home akan menceritakan bagaimana awal mula si boneka setan ini harus selalu ada di dalam kotak, seperti yang sudah lebih dulu ditampilkan di The Conjuring (2013).

Ceita dimulai dari pasangan suami istri Ed Warren (Patrick Wilson) dan Lorraine Warren (Vera Farmiga) yang membawa boneka Annabelle untuk pertama kalinya ke rumah mereka untuk meletakkannya di ruangan khusus barang-barang mistis milik mereka setelah membantu menyelesaikan kejadian-kejadian aneh yang berhubungan dengan boneka tersebut.

Sadar bahwa boneka itu memiliki kekuatan yang besar akan iblis, Ed dan Lorraine pun berinisatif untuk memberkati boneka tersebut dan memberikannya ritual khusus serta menyegel boneka tersebut di sebuah kotak kaca yang diberi peringatan keras untuk tidak dibuka sembarangan.

Suatu hari Ed dan Lorraine harus pergi ke luar kota untuk beberapa hari untuk menjalankan suatu kasus dan terpaksa meninggalkan anak semata wayang mereka, Judy (McKenna Grace) yang berusia 10 tahun bersama pengasuhnya, Mary Ellen (Madison Iseman).

Semua kejadian horor kembali datang menghantui setelah Daniella (Katie Sarifie), sahabat Mary Ellen yang ingin bertemu arhwah ayahnya pun masuk ke museum benda mistis dan tak sengaja membuat si Annabelle keluar dari kotak. Kerasukan besar-besaran pun tak dapat dihindari.

Judy, Marry, dan Daniella (dan karakter pendukung, Bob (Michael Cimino)) berjuang bersama melawan kuatnya boneka Annabelle yang ‘berkeliaran’ di dalam rumah. Alih-alih hanya mengurusi satu boneka, mereka dibuat kelimpungan dengan berbagai serangan dari makhluk lain yang menempel pada benda-benda mistis di dalam museum.

Sesuai judulnya yaitu ‘Comes Home’ film ini seperti ingin memperlihatkan bagaiman Annabelle berorientasi sebagai anggota yang bisa dibilang baru di rumah Warren dengan menunjukkan kekuatannya dan membuat kekacauan terhadap seisi rumah dan membuat semua koleksi barang mistis milik Ed dan Lorraine menjadi ‘hidup’ kembali.

Kalau boleh dibilang, film ini ibarat ‘Home Alone’ campuran ‘A Night at The Museum’ namun versi horror remaja, di mana remaja yang ditinggal orang tuanya di rumah, kemudian harus berjuang melawan musuh yang mengacaukan seisi rumahnya. Dan sayangnya orang tuamu adalah ‘pengusir setan’.

Walaupun film ini menceritakan kisah di rumah Warren, Ed dan Lorraine justru hanya muncul sedikit. Judy Warren lah yang menjadi pusat perhatian.di film ini, Judy dikisahkan diam-diam memiliki keahlian yang sama seperti ibunya, dia sering diperlihatkan oleh sosok-sosok yang tak kasat mata. Jika di film-film sebelumnya mereka membutuhkan pendeta ataupun suami-istri Ed-Lorraine Warren, di Annabelle Comes Home kita hanya butuh Judy Warren.

Setan yang muncul di ‘Annabelle Comes Home’ ditampilkan secara utuh dan terang-terangan dan sedikit jumpscare. Setan-setan yang muncul pun kebanyakan yang sudah tidak asing bagi anda yang mengikuti kisah Warren sejak awal. Mulai dari Hellhound, Ferry Man, hingga hantu samurai dan Hantu Gaun Pengantin bergantian muncul dengan porsinya masing-masing. Bisa jadi kasus dari hantu-hantu itu akan masuk ke dalam cerita conjuring universe selanjutnya. Yang jelas kita jangan sampai melewatkan hal-hal yang berhubungan dengan setan-setan tersebut.

Film ini bisa dibilang adalah film ter-ringan dari seluruh rangkaian seri Annabelle bahkan di keseluruhan dunia Conjuring. Ringan dari segi plot cerita yang misinya adalah hanya memasukkan kembali Annabelle ke dalam kotak yang diakibatkan ulah dari seorang gadis yang melakukan keisengan.

Harus diakui ekspektasi kengerian khas dunia Conjuring akan kurang anda dapatkan di film ini. film ini tidak segelap yang dibayangkan. Klimaks pun tak terlalu menggelar dan menegangkan, yang biasanya dihiasi dengan pengusiran roh hajat.

Jika harus dibandingkan dengan dua film terdahulunya, dari segi hentakan horror, film ini harus mengakui kalau Annabelle ke Creation berada diatasnya, namun jika dari segi asiknya menikmati alur cerita, film ini masih lebih baik dari film Annabelle pertama.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top